Bunda sholihah , jumpa lagi dalam aliran aksara inspirasi beranda maya madrasah rumah ihs-insanrabbanee ^-^ semoga kebaikan dan keberkahan menyertai keluarga para bunda sekalian *peluk, kali ini ingin menuliskan serta berbagi kelak dipenghujung jalan madrasah rumah kami kedepannya inginnya seperti apa (output) keluaran dari islamic homeschooling ini ?.
Output islamic homeschooling tak lepas dari ranah diskusi dari output generasi karena ianya menjadi satu bagian yang tak terpisahakan. Asa yang tertulis berbalut do'a dan ikhtiar dengan bungkusan tawakal serta memohon kekuatan dan pertolongan Allah SWT, adapun output ihs- insanrabbane dalam rangka mewujudkan kepribadian islam pada sang mujahid selaku siswa ihs -insan rabbanee.
Asa ini perlu kita definisikan dengan jelas agar tiada kekaburan di tengah jalannya , semoga yah :), kepribadian islam (syakhsiyyah islamiyyah ) ianya adalah sosok muslim dimana pola berfikir serta pola sikapnya dilandaskan pada satu warna aqidah yaitu hanya Islam semata, bukan merupakan pencampuran antara islam dengan ideologi yang lainnya, agar ianya memiliki kekhasan pribadi yang unik :), agar warna nya unik bisa dibaca pada postingan kami sebelumnya yaitu warna madrasah rumah kami...
Output madrasah rumah kami meliputi beberapa point berikut ini:
- Berkepribadian islam (syakhshiyyah Islamiyyah)
- Faqih Fiddiin
- Terdepan dalam saintek (kreatif , inovatif, serta memiliki daya cipta yang tinggi)
- dengan menempa sang mujahid agar memiliki jiwa pemimpin.
Outup yang kita harapkan agar bertarget tentu perlu ukuran nilai agar target yang kita inginkan terwujud secara optimal atau tidak sehingga kitapun bisa melipatgandakan jalan ikhtiar yang kita tempuh pada porsi yang tepat.
Adapun ukuran minimal dari komponen pertama syakhsiyyah islam dalam hal ini pola berfikir islam (aqliyah islamiyah) antara lain:
- sang mujahid mampu dengan tepat membedakan mana perkara yang haq maupun perkara yang bathil.
- sang mujahid memahami betulapa yang diperintahkan Allah SWT dan apa saja yang dilarang terkait aktivitas keseharian dari sang mujahid
- Dan sang mujahid mampu menyelesaikan segala macam persoalan yang menghampirinya dalam kehidupan ini sesuai dengan hukum syara' (syariat Islam)
sedangkan untuk ukuran IDEAL dari pola berfikir islam (aqliyah Islamiyyah) adalah :
- sang mujahid mampu menyelesaikan persolan kehidupan yang mendera umat manusia dalam skala bangsa sesuai hukum syara' agar ianya terbiasa berfikir politik.
- Dengan mengerahkan segena kemampuan jejak ikhtiar pada sang mujahid harapannya ananda Ammar mampu menggali sendiri hukum-hukum syara' langsung dari sumber dalilnya (Al-qur'an dam As- sunnah ) yang berujung pada terwujudnya sosok mujtahid pada ananda ammar
Untuk komponen kedua dari syakhsiyyah islamiyyah yaitu pola sikap adapun ukuran minimalnya adalah:
- sang mujahid siap melaksanakan amalan yang wajib yang telah ditetapkan oleh syara'
- ianya juga siap meninggalkan perkara yang diharamkan oleh syara'
- serta siap mengorbankan harta, waktu dan pikirannya untuk memperjuangkan kebenaran dalam rangka meninggikan kalimat Haq di semesta raya.
dan adapun untuk ukuran IDEALnya dari pola sikap adalah :
- Sang mujahid bukanlah orang yang minimalis dengan mencukupkan diri melaksanakan amalan yang wajib -wajib saja, akan tetapi senantiasa terdorong melaksanakan yang sunnah, setiap ada kesempatan dimana saja dan dalam keadaan apapun.
- Sang mujahid memiliki sikap wara(berhati-hati) dalam memilih perkara yang mubah (boleh-boleh saja) karena tidak semua yang mubah harus diamalkan tapi perlu dipilah dan pilih berdasarkan kemaslahatannya.
- sang Mujahid tidak mencukupkan diri hanya menjauhi perkara yang haram saja, akan tetapi lebih dari itu bahkan perkara yang makruhpun ia hindari.
- serta menjauhkan diri dari perkaraperkara yang syubhat
- serta ianya mau menjadi penolong agama Allah SWT yang rela jiwa dan raganya terkorbankan.
Sharing hari ini cukup sekian dulu ya para bunda sholihah ^-^.*afwan jiddan
Bunda sholihah tulisan output madrasah rumah kami, sengaja akan saya tulis dalam 2 episode ^-^ (episode pertama berkaitan dengan apa saja output madrasah ihs kami serta penjelasan dari syaksiyah islamiyyah beserta nilai ukurnya sedangkan untuk episode yang kedua berkaitan dengan penjelasan faqih fiddiin, terdepan dalam saintek serta berjiwa pemimpin), agar kitanya dapat sama-sama meresapi setiap aksara yang tertulis serta asa yang yang dinginkan dari keluaran madrasah rumah dalam warna islamic homeschooling, sampai berjumpa di aksara inspirasi berikutnya .
salam hangat,
ukhtifiddiin
(UA) ^-^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar