Senin, 06 Mei 2013

output madrasah rumah kami...(1)




Bunda sholihah , jumpa lagi dalam aliran aksara inspirasi beranda maya madrasah rumah  ihs-insanrabbanee ^-^ semoga kebaikan dan keberkahan menyertai keluarga  para bunda sekalian  *peluk,  kali ini ingin menuliskan serta berbagi  kelak dipenghujung jalan madrasah rumah kami kedepannya  inginnya seperti apa (output) keluaran dari islamic homeschooling ini ?.




Output islamic homeschooling tak lepas dari  ranah diskusi dari output generasi karena ianya menjadi satu bagian yang tak terpisahakan. Asa yang tertulis berbalut do'a dan ikhtiar dengan bungkusan tawakal serta memohon kekuatan dan pertolongan Allah SWT, adapun output ihs- insanrabbane dalam rangka mewujudkan kepribadian islam pada sang mujahid selaku siswa ihs -insan rabbanee.
Asa ini perlu kita definisikan dengan jelas agar tiada kekaburan di tengah jalannya , semoga yah :), kepribadian islam  (syakhsiyyah islamiyyah ) ianya adalah sosok muslim dimana pola berfikir serta pola sikapnya dilandaskan pada satu warna aqidah yaitu hanya Islam semata, bukan merupakan pencampuran antara islam dengan ideologi yang lainnya, agar ianya memiliki kekhasan pribadi yang unik :), agar warna nya unik bisa dibaca pada postingan kami sebelumnya yaitu warna  madrasah rumah kami...
Output madrasah rumah kami  meliputi beberapa point berikut ini:
  1. Berkepribadian islam (syakhshiyyah Islamiyyah)
  2. Faqih Fiddiin
  3. Terdepan dalam saintek (kreatif , inovatif, serta memiliki daya cipta yang tinggi)
  4. dengan menempa sang mujahid agar memiliki jiwa pemimpin.
Outup yang kita harapkan agar bertarget tentu perlu ukuran nilai agar  target yang kita inginkan terwujud secara optimal  atau tidak sehingga kitapun bisa melipatgandakan jalan ikhtiar  yang kita tempuh pada porsi yang tepat.
Adapun ukuran minimal  dari  komponen  pertama syakhsiyyah islam dalam hal ini pola berfikir islam (aqliyah islamiyah) antara lain:
  • sang mujahid mampu dengan tepat membedakan mana  perkara yang haq maupun perkara yang bathil.
  • sang mujahid memahami betulapa yang diperintahkan Allah SWT dan apa saja yang dilarang terkait aktivitas keseharian dari sang mujahid
  • Dan sang mujahid mampu menyelesaikan segala macam persoalan yang menghampirinya dalam kehidupan ini sesuai dengan hukum syara' (syariat Islam)
sedangkan untuk ukuran IDEAL dari pola berfikir islam (aqliyah Islamiyyah) adalah :
  • sang mujahid mampu menyelesaikan  persolan kehidupan yang mendera umat manusia dalam skala bangsa sesuai  hukum syara'  agar ianya terbiasa berfikir politik.
  • Dengan mengerahkan segena kemampuan jejak ikhtiar pada sang mujahid harapannya  ananda Ammar  mampu menggali sendiri hukum-hukum syara' langsung dari sumber dalilnya (Al-qur'an dam As- sunnah ) yang berujung pada terwujudnya sosok mujtahid pada ananda ammar
Untuk komponen kedua  dari syakhsiyyah islamiyyah yaitu pola sikap adapun ukuran minimalnya  adalah:
  • sang mujahid siap melaksanakan amalan yang wajib yang telah ditetapkan oleh syara'
  • ianya juga siap meninggalkan perkara  yang diharamkan oleh syara'
  • serta siap mengorbankan harta, waktu dan pikirannya untuk memperjuangkan kebenaran dalam rangka meninggikan kalimat  Haq di semesta raya.
dan adapun untuk ukuran IDEALnya dari  pola sikap adalah :
  • Sang mujahid bukanlah orang yang minimalis dengan mencukupkan diri melaksanakan amalan yang wajib -wajib saja, akan tetapi senantiasa terdorong melaksanakan yang sunnah, setiap ada kesempatan dimana saja dan dalam keadaan apapun.
  • Sang mujahid memiliki sikap wara(berhati-hati) dalam memilih perkara yang mubah (boleh-boleh saja) karena tidak semua yang mubah harus diamalkan tapi perlu dipilah dan pilih berdasarkan kemaslahatannya.
  • sang Mujahid tidak mencukupkan diri hanya menjauhi perkara yang haram saja, akan tetapi lebih dari itu bahkan perkara yang makruhpun ia hindari.
  • serta menjauhkan diri dari perkaraperkara yang syubhat
  • serta ianya mau menjadi penolong agama Allah SWT yang rela jiwa  dan raganya terkorbankan.
Sharing hari ini cukup sekian dulu ya para bunda sholihah ^-^.*afwan jiddan
Bunda sholihah  tulisan output madrasah rumah  kami,  sengaja akan saya tulis dalam 2 episode ^-^ (episode pertama berkaitan dengan   apa saja output madrasah ihs kami serta penjelasan dari syaksiyah islamiyyah beserta nilai ukurnya sedangkan untuk episode yang kedua  berkaitan dengan penjelasan  faqih fiddiin, terdepan dalam saintek serta berjiwa pemimpin), agar kitanya dapat sama-sama meresapi setiap aksara yang tertulis serta asa yang yang dinginkan dari keluaran madrasah rumah  dalam warna islamic homeschooling, sampai berjumpa di aksara inspirasi  berikutnya .

salam  hangat,
ukhtifiddiin
(UA) ^-^

Warna Madrasah Rumah Kami...

Mei belum beranjak jalan dari perubahan musim penanggalan, namun aroma kegaulauan pendidikan hingga hari ini masih kecium  dinegeri ini, asap kegalauannya pun masuk hingga menembus rumah-rumah keluarga muslim. Sebagai keluarga muslim tentu sangat memahami bahwasanya Islam adalah way of life  yang tak sekedar mengatur urusan privat spiritual, sungguh sejatinya Islam adalah sebuah tatanan kehidupan yang mengatur seluruh aspek kehidupan, pun hal nya perkara pendidikan telah diatur sedemikian rupa. Menepis kegalauan pendidikan baik pendidikan formal maupun pendidikan alternatif berbasis rumah atau yang acap kali kita kenal dengan nama homeschooling tentu hanya butuh ingin dan kemauan yang kuat dari kita selaku  keluarga muslim lebih-lebih orang tua yang memiliki otoritas penuh terhadap warna pendidikan yang ingin mereka labur dalam ruang keluarga mereka, ingin yang tak sekedar ingin dengan luapan emosi tapi ingin yang dilandasi ilmu ,ingin yang dilandasi dengan pemahaman akan gambaran hidup (aqidah), ingin dengan landasan tangga cinta PERTAMA agar berbuah kebaikan semata di penghujungnya, menyibak kelamnya pendidikan tentu juga butuh tuntunan Risalah Langit (KALAMMULLAH) agar warna pendidikan yang ditempuh berbuah manis dengan Ridho Illahi.
Selaku keluarga muslim yang memilih jalur pendidikan non formal / alternatif ( Islamic Homeschooling) bagi sang mujahid yang Allah SWT anugerahkan ditengah-tengah keluarga kami tentu berlandaskan pilihan dengan  kesadaran  pemahaman, bahwasannya  penghujung jalan tempa sang mujahid ianya berwujud sosok kepribadian  Islam (syaksiyyah islamiyyah), output yang demikian bukan tanpa sebuah landasan pemikiran, semuanya bermuara  bahwa seorang muslim  termasuk sang mujahid selaku siswa islamic homeschooling wajib menjadi sosok muslim yang kaffah begitulah warna IHS kami. Warna IHS kami pilih sedemikian rupa ianya  berawal dari konsukuensi kami sebagai hamba Allah(muslim) agar kami berjalan diatas corak mau dan inginnya Allah SWT semata, pilihan warna ini kami sadari betul bahwasannya ini merupakan jejak ikhtiar sebagai amal yang akan kami pertanggung jawabkan kelak dihadapan Allah SWT  agar kami bisa menggapai  gelar tertinggi RA (Rhadiallahu anhuma), sehingga rancangan proposal  pendidikan anak kami berupa islamic homeschooling (IHS)  dirancang sesuai basis ideologi keyakinan kami, karena pendidikan tiada keterpisahan dengan agama, warna IHS kami  landasi dengan ideologi islam guna  menselaraskan dengan kolerasi hakikat hidup kami selaku manusia hamba Allah SWT agar dapat mensukseskan misi peenciptaan manusia selaku abdullah (hamba Allah SWT) dan Khalifah  Allah SWT di muka bumi, dalam menyukseskan misi khalifatullah ini, kami pun harus ikut andil mengambil bagian untuk berperan memakmurkan bumi , lagi-lagi tentu dengan bekal Risalah (syariat Islam), yang harapannya kontiribusi yang diberikan dalam rangka menata kehidupan ini dapat menyatu dengan mau dan inginnya Allah SWT. pamungkas rupa warna ihs kami kutip dengan sebuah quote " Begin is the end of mind' sehingga warna IHS kami selain  mewujudkan  sang mujahid dengan kepribadian islam kaffah juga mengarahkan mujahid agar ianya paham terhadap tsaqofah islam serta sains dan teknologi yang berguna untuk survival hidup dinegeri dunia sebelum menuju negeri akhirat. Dan obat mujarab dari kegalauan kabut pendidikan dinegeri ini sejatinya membutuhkan sebuah supra sistem Daulah Khilafah islamiyyah  yang terbukti ampuh melahirkan sosok-sosok ilmuwan muslim (polymath) yang berkepribadian Islam,  dan  masalah sistem pendidikan saat ini tak bisa lepas dari sistem politik serta ekonomi yang melingkupi negeri ini, serta kerja sinergis antara pihak orang tua , lingkungan  (komunitas)serta pihak sekolah (baik formal maupun non formal)., 
"layarkan jejak ikhtiar, terbangkan asa, di ujung jalan perjuangan menuju perubahan hakiki" (UA)

image : www.skintourage.com

Senin, 29 April 2013

Printable Pack MK 2013 for Kids

Assalamu ‘alaikum wr wb,
Alhamdulillah, berkat pertolongan serta kemudahan dari Allah SWT. maka
Printable Pack  MUKTAMAR KHILAFAH 2013 sebanyak 32 halaman, 
sebagai  bahan sosialisasi maupun pembelajaran pada anak usia dini dalam rangka mewujudkan pemahaman berkaitan dengan Acara Muktamar Khilafah 2013 dapat terselesaikan  ^-^,semoga membawa manfaat bagi semuanya, serta menjadi amal jariyah. bagi penulisnya, Aamiin. 

printable Pack Muktamar Khilafah 2013 dikembangkan dengan menggunakan
metode ‘Spider Web’ yaitu dengan menjabarkan semua subjek pembelajaran
(agama, sosial, geografi, bahasa, matematika, sain teknologi dan seni) sesuai
dengan kompetensi dan kurikulum PAUD BAI.






Semoga ayah dan bunda bersama ananda dirumah dalam menjalani proses
KBM sambil bermain sebagai salah satu bentuk fun learning,
dapat menghantarkan kedekatan bersama ananda dirumah, akhir kata saya
sampaikan semoga printablepack Muktamar Khilafah 2013 dapat menjadi
pemerkaya wacana orang tua khususnya para Ibu sebagai guru pertama
dan utama bagi putra dan putrinya. Barakallahu Fiikum wa ahlikum ^-^ 
.
please for free download and share widely, not for sale .

Wassalamu’alaikum wr wb,
Ummu Ammar

Rabu, 17 April 2013

math game-spreading nashrah

Bunda sholihah apa kabar semua? :), kali ini bunda membuatkan ananda Ammar papan permainan yang berjudul 'motor math game-spreading Nasroh' pada permainan kali ini bunda mau mengevaluasi ananda ammar dalam ranah (Language assessment, social assessment, serta technology activity assessment ) atas stimulasi yang selama ini sudah diberikan sesuai level tumbuh kembang ananda Ammar, Permainan kali ini ananda Ammar akan mengkolaborasikan berbagai macam skill diantaranya kemampuan mendengarkan instruksi, pengenalan spasial dasar,identifikasi bentuk geometri ,kemampuan berhitung serta mengasah keberanian ananda untuk menyampaikan islam (menyebar nasroh) dalam rangka medekatkan aktivitas dakwah pada ananda Ammar sedini mungkin.

Bentuk visual dari permainan math game -spreading nasroh kebetulan dalam permainan kali ini nasroh al-islam yang mau disebar ke alamat rumah dari para tetangga ananda Ammar :) pada saat tinggal di Surabaya adapun permisalan instruksi sederhana yang diberikan kepada ananda ammar berbunyi seperti ini " Ammar yang sholih bunda minta tolong anterin nasroh al-islam ke rumah jalan hati yang depan pintu rumahnya ada lingkaran sejumlah empat" instruksi selanjutnya terserah kita saja :), gampang dan mengasyikan bukan? :), juga dalam permainan ini kita bisa selipin hafalan do'a naik kendaran sebelum ananda Ammar melakukan sebar nasroh al-islam sekaligus adab bertamu di rumah tetangga :), serta kemampuan retorika dalam berbahasa untuk menyampaikan amar ma'ruf nahi mungkar




para bunda sholihah yang dirahmati Allah, sesungguhnya apapun skill yang ananda Ammar miliki kedepannya bertujuan untuk menolong agama Allah (yaitu menyampaikan islam dalam rangka meninggikan kalimat Allah) sebagai Wujud konsukuensi keimanan kita terhadap aqidah islam, semoga para bunda sholihah dan ananda yang lainnya pun begitu adanya ya. sekian dulu kisah math game dari berada rumah maya madrasah rumah sang mujahid peradaban, semoga bermanfaat dan dapat saling menginspirasi dalam proses pembelajaran pendidikan anak usia dini guna mewujudkan generasi mulia nan cemerlang generasi khoiru ummah.


salam hangat dan penuh cinta kasih ^-^

Template Rencana Belajar Mingguan dengan metode spider web

Bunda Sholihah, diatas adalah contoh template rencana belajar mingguan dari ihs-insanrabbane dengan menggunakan metode spider web dimana para bunda sholihah bia menjabarkan suatu tema secara integral dari beragam  subjek pembelajaran ( agama,geografi, matematika,bahasa, seni  dan sains teknologi ) sesuai dengan rancangan kurikulum dari madrasah rumah masing-masing keluarga yang disesuaikan dengan level usia anak. Adapun kunggulan dari metode spider web antara lain :
  • Rencana pngajaran (Lesson plan) menjadi lebih terarah
  • materi pembelajaran lebih mudah di pahami oleh anak
Dan agar semakin menarik proses belajar bersama ananda di rumah ,di akhir pekan pembelajaran, bisa dibuat semacam 'final project' kecil-kecilan  yang berupa aktivitas yang merangkum semua pemahaman ananda tentang materi pelajaran. Aktivitas ini bisa berupa kegiatan PERFORMANCE, BERBISNIS, PETUALANGAN, MEMASAK atau EKSIBISI , menarik kan bunda sholihah, anak senang  dan materi terfahamkan :) , karena selaku pelajar muslim ilmu yang dipelajari untuk diamalkan , selamat berkreativitas bunda sholihah , sila di save as gambar rencana belajar diatas semoga bermanfaat :)

bermain asyik dengan magnet

Bunda sholihah berikut ini rekaman video dari hasil pembelajaran  sains terapan ananda ammar bermain asyik dengan magnet. selamat menonton :) bisa dilihat di link berikut ini


Selasa, 16 April 2013

Belajar Sirah Nabawiyyah dari sudut pandang keruangan (Spasial Thinking)

Bunda Sholihah, apa kabar semua :), kali ini ingin berbagi  rekam jejak pembelajaran ananda Ammar terkait sirah nabawiyyah dari sudut pandang spasial thinking pada fase cikal bakal berdirinya negara Islam pertama di Madinah berbasis online mapping dengan menggunakan fasilitas yang ada di google maps, dengan melihat peta yang dibuat oleh bunda, ananda Ammar jadi mengetahui sebaran lokasi-lokasi yang ada dalam sirah nabawiyyah pada fase cikal bakal berdirinya Negara Islam Pertama pada Tahun 622-632 Masehi, dimana Rosulullah menjadi pemimpin Negara Islam pertama di Madinah, Rosulullah membangun masjid quba dan masjid nabawi sebagai pusat pengembangan agama dan politik, Rosulullah mempersaudarakan kaum muhajirin dengan kaum anshar, serta  terjadi perubahan arah kiblat pada tahun kedua hijriyah dari baitul maqdis ke masjidil haram dan kisah atau fenomena lainnya pada sirah nabawiyyah fase cikal bakal berdirinya negara Islam, disamping itu ananda pun diajak untuk memahami konsep spasial thinking (berfikir tentang obyek/proses/fenomena dalam konteks ruang )sesuai level berfikir ananda Ammar, Spatial Thinking dalam pembelajaran kali ini adalah berpikir spasial: mengaitkan fenomena/masalah  (sirah nabawiyyah fase cikal bakal berdirinya negara Islam) dengan aspek spasial/ruang kebumian , yang intinya sedini mungkin ananda Ammar melek spasial :).yang kelak dapat berguna untuk mengatur dan melayani urusan ummat :), berikut ini rekam jejak  mapping online sirah nabawiyyah (cikal bakal berdirinya negara Islam, walaupun semua tempat yang ada belum di mapping:), yuk dimanapun kita berada bawa bersama ananda untuk terbang rendah dengan online mapping sebagai salah satu cara membangun kemampuan spasial thinking kita, dalam rangka mengkonstruksi suatu produk yang bermanfaat untuk memudahkan kehidupan umat manusia dalam hal ini pemanfaatan teknologi online mapping :).
.
View tempat-tempat diserial sirah nabawiyyah (Fase Berdirinya Negara Islam) in a larger map
Share